CRM BARANTUM, MAMPU MENINGKATKAN OMZET PEBISNIS DIRECT SELLING DIATAS RP14 TRILIUN SEKALIPUN EKONOMI SEDANG DILANDA SERBUAN VIRUS CORONA

Jika beberapa pelaku bisnis merasa serbuan virus corona bisa mengakibatkan penurunan di sektor bisnisnya. Justru kondisi itu tidak berlaku untuk pebisnis di sektor bisnis Direct Selling ( MLM ). Terbukti sekalipun belum maksimal, Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI) menyatakan bahwa omzet rata-rata pebisnis MLM per bulan bisa mencapai Rp14 Triliun.

 

Menjadi pebisnis memang seharusnya tidak terlena karena suatu kondisi.Tetapi justru dengan adanya kendala, pelaku bisnis mesti berfikir out of the box. Harapannya adalah bahwa  bisnis yang mereka jalankan bisa tumbuh dan berkembang sekalipun  dalam kondisi sedang ada masalah.

Seperti yang saat ini sedang menimpa bisnis Indonesia, serbuah virus corona memang secara langsung mempengaruhi kondisi bisnis dari bebera sektor industri. Tetapi dalam kondisi seperti ternyata masih ada sektor industri yang mampu tumbuh bahkan di prediksi meningkat seiring berkembangnya kondisi saat ini,  itulah bisnis direct selling ( MLM ).

Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia ( AP2LI) menjelaskan  di tahun 2020 ini bisnisnya akan tumbuh : 5-10%. Dimana rata-rata omzet penjualan per bulannya bisa mencapai Rp14 triliun.  Kondisi ini memang masih dalam  taraf prediksi, justru yang terjadi ketika kondisi serbuan virus corona  ini terus berlangsung maka prediksi  omzet per bulan Rp 14 triliun kemungkinan bisa meningkat.

Lantas pertanyaannya adalah, apa mungkin kondisi tersebut bisa terjadi. Jawabannya adalah BISA. Beberapa kondisi berikut bisa menjadi jawabannya :

  • Saat ini masyarakat cenderung mengurungkan niatnya untuk   Apalagi ke tempat seperti Pusat Perbelanjaan, Mall dan sejenisnya.  Padahal masyarakat butuh selalu mendapatkan makanan dan minuman, serta kebutuhan akan sandang. Artinya masyarakat akan melakukan aksinya dengan membeli secara  langsung melalui teknologi internet ( direct selling ).
  • Optimalisasi kerja team sales dan marketing pada akhirnya bisa ditingkatkan jika mereka menggunakan tools yang bernama CRM. Sebuah aplikasi yang saat ini menjadi “ senjata ampuh “ para sales. Karena saat ini CRM menggunakan beberapa fitur yang membuat kerja sales menjadi lebih optimal.

 

Dengan kedua hal yang telah di jelaskan diatas  itulah, pada akhirnya pelaku bisnis di sektor bisnis direct selling mampu meningkatkan potensi bisnisnya sehingga omzet yang semula Rp14 triliun meningkat menjadi Rp20 triliun lebih kenapa tidak.

 

CRM BARANTUM, KUNCI SUKSES PEBISNIS DIRECT SELLING DALAM MELIPATGANDAKAN OMZET YANG BISA DI RAIHNYA DALAM HITUNGAN BULAN.

Di Era Industri 4.0 memang keterkaitan bisnis dengan industri TI ( Teknologi Informasi) menjadi begitu penting.  Dimana peran teknologi menjadi cara paling ampuh untuk mengubah strategi marketing yang selama ini di jalankan oleh perusahaan menjadi strategi jitu untuk memenangkan persaingan bisnis yang semakin tinggi.

 

Persaingan itu sendiri bukan semata persaiangan antara  pelaku industri, tetapi di luar itu persaingan yang terjadi mencakup pula persaingan dari kondisi yang tidak bisa di prediksi sebelumnya. Fenomena serbuah virus corona pada akhirnya menyadarkan pelaku bisnis akan perlunya melakukan introspeksi diri dalam mengubah strategi bisnisnya. Dimana optimalisasi CRM pada akhirnya menjadi salah satu kunci yang bisa meningkatkan  omzet perusahaan yang bergerak di sektor industri direct selling ( MLM).

Ada beberapa strategi yang bisa di jalankan, khususnya dengan menggunakan strategi IT sebagai salah satu tools yang bisa memberikan kontribusi cukup besar bagi industri retail di Indonesia.  Setidaknya ada 3 cara yang bisa di jalankan oleh pelaku industri retail agar omzet nya bisa meningkat secara signifikan :

 

  • Bisnis retail selalu mengutamakan kepuasan pelanggan atau customer. Mulai saat ini cobalah menerapkan aplikasi CRM bagi bisnisnya. Dengan aplikasi CRM Barantum maka pelaku bisnis mampu memaintenance customer yang dimilikinya sehingga banyak program loyality customer yang bisa di jalankan.
  • Bisnis retail bisa menggunakan aplikasi CRM Barantum. Kenapa, karena dengan aplikasi ini team sales dan marketing tidak perlu harus bekerja keras untuk masuk kantor hanya untuk memfollowup customer atau mencari customer baru. Dengan fitur yang dimilikinya, team sales dan marketing  bisa bekerja dari manapun hingga pada saat sedang liburan sekalipun sehingga kinerja mereka tetap maksimal.
  • Bisnis retail tidak perlu pusing-pusing memikirkan infrastruktur sistem yang mesti di jalankan untuk mendukung modernisasi sistem yang mereka jalankan. Karena CRM Barantum dengan segala keunggulannya mampu memback-up semua data base perusahaan MLM termasuk data base seluruh customer yang ada. Sehingga dengan keunggulan tersebut banyak kemudahan yang bisa di dapat perusahaan MLM . Dari mulai menilai KPI (Key Performance Index) team Sales dan Marketing, Mendata dan memfollowup seluru data customer dan persediaan barang, hingga memudahkan manajemen untuk mendapatkan report harian, bulanan hingga tahunan.

 

So jadi bagi pelaku bisnis retail, ketika saat ini anda merasa bisnis lain sedang down akibat serbuan virus corona. Justru anda saat ini  harus berbahagia, karena saat inilah sejatinya puncak dari bisnis anda sedang anda dapatkan. Ke-engganan masyarakat  untuk  bepergian menjadi satu peluang emas yang mesti anda maksimalkan agar omzet yang semula Rp14 triliun perbulan bisa di tingkatkan bahkan mungkin hingga mencapai Rp 50 triliun perbulan. Kenapa tidak…………………..