Bukti Ilmiah Kalau Hidup Itu Hanya “Mampir Ngombe”

Ada pepatah jawa yang bunyinya “urip nang dunyo iku mung mampir ngombe” yang artinya hidup di dunia itu hanya sebentar bagaikan orang yang istirahat untuk minum saja. Seandainya ada seorang yang sedang berjalan jauh kemudian dia istirahat untuk minum pastinya hanya hitungan menit kan. Paling lama mungkin 15 menit ( asal gak ketiduran he…3x ). Tapi apakah benar usia hidup manusia rata-rata hanya 15 menit ?

Kalau dilihat dari jam manusia, usia hidup rata-rata memang lebih lama dari 15 menit, yaitu sekitar 70 tahun untuk manusia jaman sekarang. Tapi kalau dilihat dari jam akhirat/ jam planet lain/ jam dimensi lain bakalan beda loh gak 70 tahun. Terus timbul pertanyaan emang jam dan waktu bisa beda2 gitu ya ? Bukannya waktu itu berjalan absolut dan sama dimanapun kita berada di alam semesta ini ?

Konsep waktu yang berjalan absolut dan sama disemua tempat di alam semesta adalah konsep dari fisikawan Isaac Newton sebelum di obrak abrik oleh Albert Einsten dengan teori relativitasnya. Albert einstein menyatakan waktu sebenarnya berjalan relatif dan tidak absolut. Makhluk yang berada pada tingkat gravitasi yang tinggi atau bergerak dalam kecepatan yang tinggi maka waktu akan berjalan lebih lambat bagi dirinya.

Sehingga dalam film Interstellar digambarkan manusia yang singgah dalam hitungan menit di planet yg memiliki gravitasi sangat besar ternyata jika dihitung menggunakan jam dibumi dia singgah selama puluhan tahun. Dan saat kembali ke bumi dan bertemu dengan anaknya, malah anaknya sudah jadi nenek-nenek sedangkan dia sendiri masih berusia lebih muda.

Nah jika kita lihat konsep waktu yang relatif berdasarkan teori relativitas einstein maka tepat dengan pepatah jawa yang menyatakan hidup manusia hanya 15 menit jika dilihat dari jam dimensi lain. Di dalam kitab suci alquran juga disebutkan bahwa 1 tahun di akhirat sama dengan ribuan tahun dibumi.

Jadi al quran sebenarnya sebelum adanya albert einstein sudah mengemukakan terlebih dahulu bahwa waktu itu sebenarnya relatif dan tidak absolut. Walaupun kita merasa hidup manusia itu puluhan tahun tapi sebenarnya jika dilihat dari dimensi lain hanyalah hitungan menit, sama dengan orang yang mampir ngombe/minum, sama juga dengan ketika pemeran film Interstellar sibuk menghindari tsunami, ya hanya hitungan menit.

Bahkan mungkin sebenarnya bisa lebih singkat lagi hanya beberapa detik. Kamu tahu kan tentang teori big bang, dimana alam semesta ini diciptakan dari sebuah ledakan. Seperti ledakan petasan yang hanya berlangsung beberapa detik. Tapi beberapa detik itu bagi kita makhluk yang ultra kecil nilainya sama dengan milyaran tahun. Ya peneliti memperkirakan umur alam semesta ini semenjak peristiwa big bang adalah sekitar 13,8 milyar tahun :